Streaming Radio – Rasdipa FM

Silahkan dengarkan streaming kami di Erdioo (klik logo)

Atau di TuneIn Radio (klik Logo)

SELAMAT MENDENGARKAN

Keep Tune in ya gessss 😀

Direct Selling Global 100

Since 2004 Direct Selling News has been dedicated to telling stories focused on relating the opportunities direct sellers provide to millions of independent business owners around the globe. So it seemed only fitting for DSN to further recognize the industry by compiling a comprehensive list, starting in 2010, of the top direct selling companies in the world.

The DSN Global 100 list offers a unique perspective on the global impact of the industry on economic and social realms. It provides a range of mutual learning not only for industry members but also for researchers, investors and—most important—those seeking opportunities within the industry.

We thank all the companies that willingly participated in our survey as well as our dedicated team of researchers who helped us present to you the remarkable achievements of direct sellers around the globe.

The following contains the ranking for the 2018 DSN Global 100 (based on 2017 revenues), our annual list of the top revenue-generating direct selling companies in the world. The list is published in the June issue of Direct Selling News.


Rank Company Revenue
1 Amway $8.60B
2 Avon Products Inc. $5.70B
3 Herbalife $4.40B
4 Vorwerk $4.19B
5 Infinitus $3.92B
6 Mary Kay $3.25B
7 Natura $3.09B
8 Perfect $2.96B
9 Nu Skin $2.28B
10 Tupperware $2.26B
11 Coway $2.05B
12 JoyMain $1.58B
13 Oriflame Cosmetics $1.537B
14 SUN HOPE $1.536B
15 Young Living $1.52B
16 Rodan + Fields $1.50B
17 New Era $1.33B
18 Jeunesse $1.30B
19 Pola $1.22B
20 Ambit Energy $1.15B
21 Belcorp $1.14B
22 DXN Marketing Sdn Bhd $1.10B
23 USANA Health Sciences $1.05B
24 Longrich $1.00B
25 Telecom Plus $979M
26 Yanbal International $971M
27 Isagenix $958M
28 Market America $820M
29 Quanjian $786M
30 Yandi $740M
31 Stream $737M
32 Juice Plus $730M
33 Team National $719M
34 Yofoto $696M
35 Amore Pacific $681M
36 PM International $632M
37 Hualin $577M
38 Faberlic $563M
39 Plexus $562M
40 Arbonne International $553M
41 Miki $535M
42 Golden Days $518M
43 AdvoCare $472M
44 Scentsy $468M
45 Rolmex $459M
46 LegalShield $457M
47 Pro-Health $400M
48 For Days $383M
49 Nature’s Sunshine $342M
50 Resgreen $326M
51 4Life Research $316M
52 Monat Global $314M
53 Apollo $296M
54 LG Household & Healthcare $292M
55 Family Heritage Life $284M
56 OPTAVIA / Medifast, Inc. $257M
57 Hy Cite Enterprises, LLC $253M
58 Alphay $252M
59 Noevir $250M
60 CUTCO/Vector Marketing $245M
61 Best World Int’l Ltd $237M
62 Alpha $222M
62 AnRan $222M
64 Menard $221M
65 Southwestern Advantage $219M
66 Pure Romance $218M
67 Prüvit $214M
68 Norland $207M
69 KK Assuran $205M
70 Green Leaf $201M
71 New Image Group $200.815M
72 SEACRET $200.007M
73 LifeVantage $200.000M
74 NHT Global $198M
75 Merro $192M
76 Giffarine Skyline Unity Co. $179.0M
77 Princess House $178.9M
78 ARIIX $178.0M
79 Cosway $177.9M
80 Kangli $177.6M
81 Mannatech $176.7M
82 BearCere’Ju $169M
83 World Global Network $165M
84 Charle $161M
85 Vida Divina $153M
86 Marketing Personal $147M
87 Diana $144.5M
88 Ideality $143.6M
89 Youngevity $142M
90 Fuxion Biotech $141M
91 Naris $138M
92 Vestige Marketing $127M
93 Jimon $118M
93 Tiens $118M
95 Naturally Plus $111M
96 Usborn Books & More $107M
97 Kasly Ju $104M
98 Immunotec Research Ltd $102M
99 Xyngular $100M
100 ZURVITA $94M

Source: https://www.directsellingnews.com/dsn-announces-the-2018-global-100/

Hi-Protein Powder All Plant Sachet

Protein sangat penting untuk membantu pertumbuhan pemeliharaan dan perbaikan jaringan tubuh.

Isi: 1 pak = 14 sachet @10 gr.

Informasi gizi per saji (1 scoop = 10gr):
Kalori 40 kkal
Protein 8 gram
Lemak 0,5 gram
Karbohidrat 0,3 gram
9 Asam amino essensial
Anjuran konsumsi: 2 scoop 2x sehari


NUTRILITE™ Hi Protein Powder mengambil tiga manfaat unik dari kacang kedelai, gandum dan kacang polong. Menghasilkan protein berkualitas tinggi, tanpa kandungan protein hewani dan produk olahan susu sehingga baik dikonsumsi oleh Anda yang ingin hidup lebih sehat, kaum vegetarian dan mereka yanglactose intolerant.

Keunggulan NUTRILITE™ Hi Protein Powder:
• Bebas laktosa, hingga mudah diserap tubuh.
• Cocok untuk mereka yang vegetarian, karena berasal dari sumber protein tumbuhan.
• Bebas kolesterol dan rendah lemak.
• Kombinasi sempurna asam amino yang dibutuhkan tubuh.
• Mengandung 8 gram protein dalam setiap 10 gram sajian.
• Daya cerna terbaik (PDCAAS = 1)*
• Memberi rasa kenyang lebih lama, cocok bagi yang sedang diet.
• Tanpa rasa, sehingga mudah dicampur dengan makanan dan minuman favorit tanpa mengubah rasa.
*Protein Digestibility Corrected Amino Acid Score, Nilai maksimal = 1,0.

Siapa saja yang perlu NUTRILITE™ Hi Protein Powder? 
• Mereka yang ingin tetap berenergi.
• Mereka yang ingin menjaga kesehatan.
• Mereka yang rutin olahraga/atlet.
• Mereka yang vegetarian.
• Mereka yang lactose intolerant/tidak dapat mengonsumsi produk olahan susu.

Apa yang dimaksud dengan Protein?
• Nutrisi yang tidak dapat dibuat oleh tubuh sehingga harus dipenuhi dari asupan makanan.
• Diperlukan oleh tubuh setiap hari.
• Berasal dari 2 sumber:
Protein hewani: daging merah, unggas, telur, produk olahan susu. 
Protein nabati: kacang kedelai dan olahannya, gandum, kacang polong, ganggang laut.

Mengapa tubuh butuh PROTEIN?
• Pertumbuhan sel tubuh, tulang, otot, rambut, kuku dan darah.
• Menjaga kulit awet muda.
• Mengurangi kelelahan otot setelah beraktivitas.
• Membantu meningkatkan sistem imunitas agartidak mudah sakit.
• Regenerasi sel tubuh.

Protein Kedelai:
• Membantu menjaga kadar kolesterol.
• Rekomendasi sajian: 25 gram per hari untuk membantu menurunkan kolesterol.

Protein Gandum:
• Kaya akan methionine untuk metabolisme fosfolipid dan glutamine untuk bahan baku DNA.
• Mudah dicerna.
• Lebih aman karena terbuat dari sumber nabati berkualitas.
• Sumber protein yang mudah tersedia di alam.

Protein Kacang Polong:
• Kaya akan lysine dan arginine untuk pembentukan otot, penyembuhan luka, dan produksi antibodi.
• Tidak menyebabkan alergi.
• Mudah dicerna oleh tubuh.
• Lebih aman karena terbuat dari sumber nabati berkualitas.
• Sumber protein yang mudah tersedia di alam.

Info Lebih Lanjut : 081 3326 81118

 

Kiat Untuk Memulai Usaha

  Seiring dengan berjalannya waktu, tidak jarang kita merasakan jenuh dengan pekerjaan kita, apalagi kalau jika sudah mulai berhitung dengan “apa yang kita beri” dan “apa yang kita terima”.  😀
     Pada saat itu, sering kita mulai berpikir “gimana ya, kalo aku buka usaha sendiri?” 
     Namun sejalan dengan itu, berbagai ketakutan juga menyertai, takut gagal, takut rugi, apa kata orang, dll.

     Berikut ini, beberapa kita untuk memulai usaha sendiri, yang mungkin dapat di jadikan sebagai referensi untuk memutuskan untuk ber-dikari.

  1. START WITH A DREAM
    Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan akan produk yang akan kita tawarkan. A dream is where it all started : Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun ide yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata “tidak bisa” ataupun “tidak mungkin”.
  2. LOVE THE PRODUCTS OR SERVICES
    Cintailah Produk Anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa-masa sulit. Enthusiastism and Persistence : Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.
  3. LEARN THE BASICS OF BUSINESS
    Pelajarilah fundamental business. BEYOND THE “BUY LOW, SELL HIGH, PAY LATE, COLLECT EARLY”: Tidak akan ada sukses tanpa ada sebuah pengetahuan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, turut kerja dahulu selama 1-2 tahun untuk dapat mempelajari dasar-dasar usaha akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik. Carilah Guru yang baik.
  4. WILLING TO TAKE CALCULATED RISKS
    Ambillah resiko. The Gaint that u will be able to achieve is directly proportional to the risk taken : Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik-baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan “entrepreneur” dengan “manager”. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manager dibutuhkan akan mengatur perusahaan yang telah maju.
  5. SEEK ADVICE, BUT FOLLOW YOUR BELIEF
    Carilah nasehat dari pakarnya, tapi ikuti kata hati kita. Consult Consultants, ask the experts, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan indera ke enam-nya. Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangkan usaha pada fase itu.
  6. WORK HARD, 7 DAY A WEEK, 18 HOURS A DAY
    Kerja keras. Etos kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bussinessnya. Melamunkan dan memimpikan kerjanya.

Mudah – mudahan bermanfaat.

Salam Wirausaha

Sudahkah Anda Menemukan Garis Horison Kehidupan?

Oleh:
Dadang Kadarusman
Natural Intelligence & Mental Fitness Learning Facilitator

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Dari jaman dahulu kala, konon profesi sebagai peramal merupakan salah satu profesi paling laris. Apalagi kemajuan teknologi komunikasi saat ini memungkinkan para peramal untuk mempromosikan diri, sehingga minat orang menjadi semakin terbangkitkan. Mengapa kita sedemikian tertariknya pada ramalan? Karena kita sering penasaran dengan apa yang akan terjadi dimasa depan. Mengapa kita penasaran akan masa depan? Karena kita ragu bahwa masa depan kita akan baik-baik saja. Sebab, jika kita yakin bahwa masa depan kita akan berjalan mulus, kita tidak perlu was-was atas apa yang akan kita alami dimasa mendatang. Sekalipun kita tidak pergi ke peramal, tetap saja hati kita diliputi oleh kekhawatiran; akankah masa depan kita berjalan sesuai dengan harapan?

Minggu lalu, saya berkesempatan melihat garis horison dipinggir pantai. Anda tentu masih ingat dengan ’garis horison’, bukan? Garis mendatar yang seolah-olah menjadi pembatas antara bumi dengan langit. Jaman dahulu kala, garis horison disalahartikan sebagai ujung dunia, sehingga jika kita bergerak melewati garis itu, maka kita akan terjatuh ke jurang. Memandang jauh ke tengah laut seolah memandang jauh ke masa depan. Sehingga, dengan pola pikir seperti itu, kita sering beranggapan bahwa hidup kita hanya akan baik-baik saja sampai kita tiba di ’garis ujung’ itu. Dan karena ’garis ujung’ itu adalah batas kemampuan pandangan kita, maka ketika kita memandang hidup; kita sering khawatir atas apa yang akan terjadi ’setelah garis ujung’ itu terlampaui.

Setelah kita memahami bahwa bumi ini bulat, kita tahu bahwa garis horison bukanlah ujung dunia seperti yang kita duga. Jadi, jika kita bergerak melewati garis horison itu, kita tidak akan terjatuh. Kita bisa terus bergerak maju dengan aman dan leluasa. Selain itu, ketika kita menggunakan perahu motor menuju ke tengah laut, kita tidak benar-benar ’tiba’ di garis horison itu. Segigih apapun kita mengejar garis horison itu, tidak akan mampu untuk ’menangkapnya’. Sebab, setiap kali kita bergerak mendekat kepadanya, setiap kali itu pula dia bergerak menjauh.

Jangan-jangan, hidup juga demikian. Apa yang kita kira sebagai garis ujung dunia, ternyata bukanlah ujung dunia yang sesungguhnya. Melainkan hanyalah titik maksimal daya pandang kita. Karena itu, apa yang kita kira sebagai garis ujung optimisme kehidupan itu bukanlah ujung optimisme hidup yang sesungguhnya. Sebab setelah kita mencapai ’batas’ yang kita lihat itu, kita bisa menemukan wilayah lain yang terbentang diantara diri kita, dengan garis horison baru. Walhasil, boleh jadi kesempatan yang kita miliki dalam hidup itu tidaklah sebatas dari ’apa yang bisa kita lihat’ dari titik tempat kita berdiri ini. Sebab, dibelakang garis horison itu; terhampar kesempatan lain yang begitu luas.

Garis horison, adalah pembatas antara wilayah yang bisa kita lihat, dengan wilayah yang tidak bisa kita lihat. Kita dapat dengan leluasa menjelajah wilayah yang bisa kita lihat. Dan kalau kita bergerak mendekati garis horison itu, maka kita akan mampu untuk melihat wilayah lain yang sebelumnya tidak terlihat. Barangkali, hidup kita juga demikian. Meskipun kita sering dibatasi oleh sempitnya daya pandang kita; namun, ketika kita menjalani hidup ini dengan sungguh-sungguh. Lalu kita bergerak maju untuk mengeksplorasi inci-demi inci wilayah itu. Ternyata, garis batas itu tidak benar-benar ada. Walhasil, ketika kita secara konsisten bergerak maju menjalani hidup; hidup kita sama sekali tidak dibatasi oleh garis horison itu. Karena, ketika kita mendekatinya, sang garis bergeser menjauh. Seolah dia memberikan ruang yang lebih luas lagi kepada kita. Untuk terus menjelajah, tanpa mengenal lelah.

Bayangkan seandainya ketakutan kita akan keterbatasan pandangan itu menjadikan kita terdiam. Maka, jangkauan kita tidak akan pernah bertambah. Bahkan mungkin, kita akan dikurung oleh pesimisme dan ketakutan-ketakuan semu. Sebaliknya, jika kita bersedia menjalani hidup ini dengan keyakinan bahwa dunia kita sangatlah luas, maka bukan saja kita akan terbebas dari rasa was-was atas keserbaterbatasan yang ada. Lebih dari itu, kita bisa bersahabat. Bermain. Dan bercengkrama dengan garis horison itu. Ketika kita mengejarnya, dia akan berlari. Sehingga, tanpa kita sadari, kita sudah menjelajah jauh sekali. Dan dititik ini, kita akan menemukan; betapa rahmat Tuhan itu terhampar dengan teramat sangat luas. Dan semoga kiranya Dia, gembira melihat kita yang dengan sukacita bersedia menjalani fitrahnya.

Mari Berbagi Semangat!

Catatan Kaki:

Dengan selera humornya yang tinggi, garis horison menyembunyikan masa depan kita dibelakangnya; sebagai teka-teki untuk terus-menerus dieksplorasi.

Tak Ada Yang Bisa Menghentikan Mereka Yang Pantang Menyerah

Oleh:
Dadang Kadarusman
Learning Facilitator  of “Business Process And Continuous Improvement” Program

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Anda pernah gagal? Aneh sekali jika tidak. Karena, setiap orang yang pernah membuat pencapaian bermakna, pasti pernah gagal. Jadi, jika merasa tidak pernah gagal; mungkin perlu dicek kembali pencapaian-pencapaian kita selama ini. Tetapi, sungguhkah setiap orang yang pernah mencoba pernah gagal?  Ya. Memang demikian. Tetapi, mengapa ada orang yang kemudian berhasil, dan ada yang tidak? Tahukah anda apa gerangan penyebabnya?

”Aku tidak pernah kehilangan rasa kagum pada pohon pisang.” begitu saya bilang kepada istri saya ketika melintasi pintu gerbang komplek perumahan kami. Disana ada sebidang tanah kosong yang ditumbuhi beberapa rumpun pohon pisang. Ketika melintasinya, saya melihat beberapa batang pohon yang tumbuh dari pohon yang sudah ditebang. ”Karena,” saya melanjutkan. ”Mereka tidak pernah berhenti untuk tumbuh meski sudah ditebang.”

Mendengar pernyataan itu, istri saya tertawa geli. ”Iya,” katanya. ”Temanku sampai mencincangnya berkali-kali.” lanjutnya.

”Mencincang pohon pisang?” Saya dilanda keheranan. Kok ada orang yang mencincang pohon pisang. Bagi saya, kata ’mencincang’ memiliki unsur horor yang diciptakan dari kekesalan seseorang terhadap sesuatu. Kecuali ’daging cincang’, tentu saja.

Lalu, istri saya menceritakan tentang temannya yang membeli sebuah rumah minimalis yang cantik. Namun, dihalaman rumahnya terdapat pohon pisang. Rasanya janggal ditengah kota ada rumah minimalis yang ’dihiasi’ pohon pisang dihalamannya. Sangat mengganggu pemandangan. Maka, ditebanglah pohon pisang itu. Masalahnya, setiap kali ditebang sang pemilik baru rumah minimalis itu; sang pohon pisang selalu tumbuh lagi. Ditebang lagi. Tumbuh lagi. Sampai-sampai pemilik rumah kesal. Hingga, suatu kali dicincangnya itu batang pohon pisang. Matikah pohon pisang itu setelah dicincang? Subhanallah. Dia tumbuh lagi!

Setelah seluruh upayanya untuk ’mematikan’ pohon pisang itu gagal, akhirnya teman istri saya memutuskan untuk ’mengijinkannya’ tumbuh dihalaman. ”Yah sudahlah…, kalau berbuah nanti bisa dimakan juga,” begitu sang pemilik rumah bilang.

Anda yang pernah membaca buku pertama saya ’Belajar Sukses Kepada Alam’ tentu masih ingat kisah seorang petani yang mengajarkan nilai-nilai keteguhan hati kepada anaknya. Beliau menggunakan pohon pisang sebagai media untuk menunjukkan keutamaan sifat pantang menyerah itu. Sebab, pohon pisang; tidak mau mati ketika ditebang. Dia hanya akan bersedia mati, setelah dia berbuah. Kalau dia ditebang sebelum berbuah, jangan harap anda dapat membunuhnya. Lalu, petani itu berkata kepada anaknya; ”Ada satu cara yang tidak mungkin membiarkan engkau gagal, Nak.”

”Apakah gerangan itu Ayahanda?” Tanya sang anak.

”Yaitu, engkau tidak berhenti melakukan sesuatu; sebelum berhasil.” jawabnya.

Apa yang saya ceritakan diatas bukanlah kisah rekaan belaka. Melainkan sebuah realitas yang jika kita resapi maknanya; akan menunutun kita kepada sebuah keunggulan pribadi kelas tinggi. Sebab, seseorang yang memiliki semangat hidup seperti pohon pisang tidak akan pernah berhenti sebelum dia berhasil mewujudkan cita-citanya. Karena, falsafah hidup pohon pisang berbunyi;”tidak akan pernah menyerah, sebelum berbuah.” Sehingga, orang-orang yang menerapkan falsafah itu; tidak akan pernah menyerah, sebelum berhasil mewujudkan tujuan hidupnya.

Apa tujuan hidup anda? Saya tidak tahu. Yang pasti, tidak satupun manusia dimuka bumi ini yang tidak memiliki tujuan hidup. Apa tujuan hidup pohon pisang? Untuk berbuah. Kita tanya sekali lagi; apa tujuan hidup anda? Mungkin untuk berbuah juga. Namun, buah yang kita hasilkan bukan berupa tumbuhnya organ atau bagian tubuh secara fisikal. Melainkan, sebuah karya yang dihasilkan oleh tindakan dan perbuatan yang kita lakukan.

Jikapun kita masih belum mampu mendifinisikannya, tidak berarti tidak memilikinya. Karena, manusia normal memiliki ’will’ atau kehendak. Sehingga, pastilah mereka mempunyai dorongan dari dalam diri untuk berprestasi. Atau mencapai sesuatu dalam hidupnya. Oleh karenanya, sekalipun kita belum mampu mendefinisikan tujuan hidup kita dengan jelas, namun kita selalu memiliki keinginan untuk mencapai sesuatu. Dan itu bisa berarti sebuah anak tangga untuk menuju kepada wujud ’tujuan hidup itu’. Misalnya, ingin mendapatkan jabatan lebih tinggi lagi. Ingin memiliki uang lebih melimpah lagi. Ingin menjual lebih banyak lagi. Ingin memberi manfaat kepada orang lain lebih besar lagi. Ingin menjadi orang yang lebih penyayang. Dan sebagainya. Anda tentu memiliki keinginan-keinginan semacam itu, bukan?

Sekarang, coba periksa lagi; apakah perjalanan kita untuk mewujudkan keinginan itu selalu berjalan dijalur mulus. Atau selalu melintasi jalan terjal, licin, dan berliku? Yah, kadang-kadang segala sesuatu berjalan seperti yang kita inginkan. Namun, kita tahu bahwa tidak selamanya semudah itu. Pada saat segala sesuatunya indah, tentu hati kita berbunga-bunga. Hingga kita sering lupa daratan. Namun, pada saat segala sesuatunya begitu sulit; kita sering sekali mudah patah semangat. Dan gampang menyerah.

Padahal, pohon pisang itu tidaklah demikian. Bahkan setelah berkali-ali dicincang; dia tumbuh lagi. Dan terus tumbuh lagi. Saat sang pemilik rumah menemukan bahwa tidak ada gunanya terus menerus menebang pohon pisang; kita jadi tahu bahwa tak ada yang bisa menghentikan mereka yang pantang menyerah. Sebab, mereka yang pantang menyerah tidak akan pernah berhenti untuk berusaha. Seberat apapun tantangan yang mereka hadapi. Seperih apapun penderitaan yang mereka alami. Sesulit apapun rintangan yang mereka lintasi.

Duh, andai kita mampu mencerna falsafah pohon pisang itu. Lalu meresapinya didalam hati. Kemudian menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin tak ada satu hal pun dimuka bumi ini. Yang mampu membuat langkah kita terhenti. Karena, dengan falsafah itu; maka kita. Tidak akan pernah berhenti. Sebelum Berhasil. Mewujudkan. Tujuan hidup kita.

Mari Berbagi Semangat!

Catatan Kaki:

Ada satu cara yang pasti membuat kita berhasil. Yaitu, tidak berhenti melakukan sesuatu; sebelum berhasil.

Analogi Produk

Untuk Direnungkan.

Ada 3 paket minuman kaleng produk X, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yangsama. Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut paket paket minuman kaleng produk X tersebut dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.


Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. paket minuman Kaleng produk X pertama di turunkan disini. Minuman kaleng itu dipajang di rak bersama dengan minuman kaleng produk X lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana, paket minuman kaleng kedua diturunkan. Minuman kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Paket minuman kaleng produk X ketiga diturunkan di sana . Minuman kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Minuman kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika ada yang pesan, minuman kaleng ini dikeluarkan besama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka minuman kaleng produk X itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.

Sekarang, pertanyaannya adalah : Mengapa ketiga paket minuman kaleng produk X tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama ?

Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda. Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.

Apabila Anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri Anda, maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada dilingkungan yang mengkerdilkan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.

(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama)  + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA.